Cara Membuat Contoh Esai yang Memberikan Solusi

Cara Membuat Contoh Esai

Bagi seorang pelajar, istilah esai pastilah bukan hal yang baru lagi. Pasalnya, istilah tersebut selalu muncul di dalam mata pelajaran yang bernama bahasa Indonesia. Di dalam soal tersebut setiap siswa harus membaca secara runtut, agar bisa menjawab pertanyaan dari contoh esai yang tertera.

Apa Itu Esai?

Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya Anda mengetahui apa itu esai terlebih dahulu. Esai adalah suatu karangan maupun tulisan. Di dalamnya membahas tentang tema dari sudut pandang penulis secara pribadi. Intinya, tulisan tersebut mengandung sebuah pendapat / sifatnya subyektif dan juga argumentatif.

Namun, yang harus Anda garis bawahi ialah pandangan secara pribadi tersebut seharusnya bersifat logis serta dapat dengan mudah siswa memahami secara baik. Tak hanya itu saja, argumen yang tersajikan juga harus ada faktanya. Dengan begitu esainya tidak menjadi tulisan yang bersifat fiktif.

Esai ini memiliki tujuannya sendiri, yaitu bertujuan supaya para pembacanya bisa mempercayai sudut pandang dari permasalahan yang penulis tuang ke dalam sebuah esai tersebut. Jika Anda kerap membaca tulisan para pengkaji teknologi seperti para dosen di Telkom University, Anda akan banyak menemukan sudut pandang dari bidang teknologi. Oleh karena itu, pembuatan esai tak boleh sembarangan. Jadi, harus didukung oleh adanya pakar, data dan juga fakta.

Mengenal Struktur dari Esai

Dalam pembuatan esai yang baik dan benar, ada beberapa aturan dan juga struktur yang seharusnya Anda perhatikan sebelum membuatnya. Hal tersebut bertujuan agar esainya logis dan dapat para pembaca pahami secara baik. Hasilnya bukan menjadi tulisan yang fiktif / sekadar imajinasi saja.

  1. Pendahuluan

Salah satu poin paling penting dalam pembuatan esai adalah memperhatikan pendahuluannya. Anda bisa mengungkapkan sebuah topik maupun tema yang ingin ada di dalam seluruh esai. Di dalam pendahuluan ini, masih ada beberapa unsur lagi yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu.

Seperti halnya latar belakang serta pendapat secara pribadi dari si penulis. Pendapat tersebut berisikan tentang esai yang nantikan akan mereka bahas secara jelas dan juga terperinci di bagian selanjutnya. Pendahuluan ini merupakan pengantar ke para pembaca supaya  memahami topik.

  1. Isi Atau Pembahasan

Setelah memahami bagaimana cara membuat pendahuluan, kini saatnya masuk ke dalam tahap selanjutnya yaitu proses pembuatan isi atau pembahasan esai. Dalam bagian ini isikan esainya secara jelas dan terperinci. Anda bisa menggambarkan opini yang ada di pikiran, lalu tuang secara kronologis.

Memang terkadang setiap penulis akan sulit menangkap atau mendapatkan ide di kepalanya. Namun, cobalah sedikit demi sedikit paling tidak opini tersebut tertulis secara runtut dan tersusun. Penulisan opini tersebut penulis tulis dalam kerangka kerja dari sebuah esai. Setelahnya membuat penutup,

  1. Kesimpulan Atau Penutup

Setelah menulis isi dari pembahasannya, kini saatnya Anda membuat kesimpulan atau biasanya berada dalam tahap penutup esai. Pada bagian ini isikan dengan beberapa rangkuman dan ringkasan yang sebelumnya ada pada pendahuluan dan juga pembahasan.

Pembuatan kesimpulan atau penutup ini bukan tanpa alasan, dengan membuat kesimpulan yang berisikan ringkasan / rangkuman akan lebih membuat para pembacanya mudah memahami isi dair esai yang sudah Anda buat. Jadi, buat saja seringkas mungkin atau jelas agar pembaca mudah memahami.

Apa saja Ciri-ciri Esai?

Setelah mengetahui apa itu esai serta bagaimana cara membuatnya, maka dari sini Anda sudah bisa menebak bahwa esai itu memiliki ciri-cirinya sendiri. Seperti pada penjelasan sebelumnya, esai berisikan tentang pendapat penulis yang tidak hanya khayalan saja, akan tetapi sesuai fakta.

Ciri-ciri dari esai sendiri, seperti merupakan karangan yang pendek. Meskipun pada dasarnya, esai tertulis dengan banyak paragraf. Namun, pembuatannya tidak sebanyak buku pelajaran pada umumnya. Esai juga tertulis dengan kalimat yang pendek-pendek.

Esai juga memiliki bahasa yang khas, berbeda dengan buku pelajaran. Itu karena, setiap penulisnya pastilah berbeda-beda, jadi pembuatan esai menurut dari sudut pandang tiap penulis masing-masing. Namun, dengan hal ini para pembaca mungkin akan lebih memahami apa yang dimaksud penulis.

Seperti itulah penjelasan secara singkat dari pembahasan mengenai macam dari contoh esai. Beserta dengan struktur dan juga ciri-ciri esainya. Semoga dengan adanya artikel di atas, Anda bisa membuat esai secara baik dan benar serta mudah untuk pembaca pahami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *